PALEMBANG, kabarrthrreenka.com- Senin 27 Juli 2026 – Sebuah pemandangan yang sangat memilukan terekam jelas di Jalan Kimarogan, RT 45 RW 09, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang. Saluran air atau got ini diketahui warga dibangun sekitar tahun 2000, namun kondisinya sudah rusak parah dan terlantar selama lebih dari tiga tahun lamanya. Seharusnya berfungsi menjaga kebersihan lingkungan, menampung air hujan dan mencegah banjir, kini justru berubah fungsi sebaliknya: menjadi sumber kekumuhan yang menjijikkan sekaligus penyebab banjir baru bagi warga.

Terlihat jelas air hitam pekat meluap keluar dari dalam got, bercampur dengan lumpur Saluran yang sudah sering dilaporkan dan sempat dibersihkan dari lumpur itu justru tak kunjung kembali normal, malah semakin rusak parah. Tutup-tutup got banyak yang patah, dipaksakan menutup padahal ukurannya tidak pas, sehingga banyak celah dan tak kuat menahan air keluar dari dalam got.

Kondisi paling mencolok ada tepat di depan lorong Sepakat Jaya: got itu dijebol atau berlubang besar. Akibatnya setiap kali turun hujan lebat, air yang seharusnya mengalir di dalam got justru menyembur keluar dan meluap masuk ke dalam lorong. Jalan itu terendam air sedalam setinggi betis orang dewasa, membawa kotoran serta bau busuk.

Kondisi ini menjadi bukti nyata kelalaian pengelolaan dan perbaikan yang tidak tuntas. Warga sudah berulang kali menyampaikan keluhan namun hasilnya nihil, bahkan perbaikan yang dilakukan justru memperburuk keadaan. Mereka khawatir jika dibiarkan terus, kekumuhan ini memicu wabah penyakit dan kerusakan rumah yang terkena imbas, sebab posisi got lebih tinggi dari rumah warga.

Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan secara serius, bukan sekadar membersihkan lumpur sebentar, pasang tutup yang sesuai spesifikasi, jangan biarkan fasilitas yang dibangun puluhan tahun lalu dengan uang rakyat kini menjadi sumber penderitaan sehari-hari.(Herry)

By admin